Wednesday, February 11, 2015

Menguak Nuansa Afrika di Tanjung Belimbing

Selama ini masyarakat penggemar petualangan alam liar hanya mengenal Taman Nasional Baluran di Jawa Timur saja.Memang di Baluran kondisi geografisnya menyerupai kondisi alam liar di Afrika sana.Hamparan sabana terbentang luas dengan hewan hewan yang berkeliaran dengan bebas. Tentu Afrika tidak selalu identik dengan sabana,dibanyak tempat juga terbentang hutan tropis yang menyajikan nuansa petualangan liar bagi para petualang yang bernyali tinggi.

Setelah sebelumnya melalui blog ini juga,saya mengajak @aMrazing menyepi dari hiruk pikuk kesibukan dunia di Kepuluan Togean,Sulawesi Tengah serta mengungkap keunikan Pulau Menjangan di Buleleng,Bali,kali ini saya ingin mengajak berkunjung ke salah satu tempat di ujung Pulau Sumatera yang terkenal dengan alam liarnya,Taman Nasional Tanjung Belimbing.Berbeda dengan dua lokasi sebelumnya yang lebih banyak mengungkap keindahan dunia bawah laut,di Tambling -penduduk sekitar menyebutnya seperti itu- kehidupan hutan tropisnya yang masih alami serta kehidupan penduduk yang mendiaminya menarik untuk dipelajari.

Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) adalah hutan konservasi fauna liar dan flora seluas 45.000 hektare yang berlokasi di ujung selatan Pulau Sumatera dan merupakan bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) seluas 365.000 hutan dan 14.082 hektare wilayah konservasi laut. Sejak tahun 1998 hingga tahun 2010,TWNC dijalankan,dikelola dan dibiayai oleh Yayasan Artha Graha melalui program go greennya.

Jumlah penduduk yang tinggal di kawasan TWNC sekitar 100 kepala keluarga,yang hidup berdampingan dengan hewan hewan liar.Hewan liar tersebut termasuk harimau sumatera yang dilindungi oleh pemerintah.Namun hingga kini belum ditemukan kasus harimau sumatera tersebut memangsa manusia.Menurut petugas di sana,hal itu karena kebutuhan hidup para harimau sumatera tersebut di hutan sudah tercukupi.Memang di kawasan hutan tersebut hidup berbagai macam hewan yang menjadi makanan harimau seperti rusa,kerbau,monyet serta babi hutan.





Sudah pasti kalau datang ke Tambling ini yang dilakukan adalah menjelajahi hutan.Seperti layaknya hutan pada umumnya,suara kicauan beraneka macam burung terdengar bersahutan di antara rerimbunan pepohonan hutan.Kadang kadang terdengar nyanyian riuh siamang sambil bergelantungan di dahan dahan pohon.Suasananya benar benar alami dan membuat betah pengujung TWNC menikmati beragam suara dari fauna yang ada di Tambling ini.Keberadaan semua hewan satwa ini terpelihara secara alami di kawasan TWNC.Agar kita tidak tersesat sewaktu menjelajahi kawasan Hutan Tambling ada baiknya kita mengajak warga sekitar kawasan Tambling yang sudah paham seluk beluk kawasan Tambling ini.

Berpetualang di Tambling ini dijamin seru dan mengasyikkan.Selain dapat menyaksikan kawasan hutan tropis yang masih alami,terdapat pula danau,padang rumput dan pantai dalam satu kawasan.Dengan luas 45.000 hektare, butuh waktu lebih dari sehari untuk mengeksplorasinya padahal TWNC ini hanya sebagian kecil saja dari bagian Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.Tapi kalau mau dipaksakan hanya sehari saja untuk menelusuri semuanya itu,masih bisa dilakukan.Siap siap saja dengan badan loyo setelahnya ...

Bersama dengan @aMrazing,saya ingin mengajak mengunjungi pusat penangkaran harimau sumatera.Di pusat penangkaran harimau ini,menampungberbagai harimau sumatera dari berbagai wilayah yang di Pulau Sumatera yang tertangkap jebakan pemburu maupun yang tertangkap oleh penduduk.Harimau-harimau tersebut di rawat dan diobati bila menderita sakit hingga sembuh dan siap dilepas kembali ke alam liar.Saya berharap @aMrazing mau menjadi duta penyelamat harimau sumatera yang sekarang ini diperkirakan berjumlah 300-400 ekor saja yang tersisa.Dengan menjadi duta penyelamat harimau,@aMrazing bisa mengkampanyekan tentang konservasi hewan langka yang masih tersisa di Pulau Sumatera ini.Sebagai puncak dari mata rantai ekosistem,keberadaan harimau sumatera ini penting bagi keberlangsungan ekosistem di kawasan tersebut.Melakukan penyuluhan kepada para penduduk yang tinggal di kawasan Tambling juga wajib dilakukan oleh @aMrazing sebagai duta penyelamat harimau sumatera.

Selain hewan harimau sumatera yang terancam punah,ada satwa lainnya juga yang perlu mendapatkan perhatian yaitu trenggiling dan penyu.Perburuan liar menjadi penyebabnya mengapa kedua satwa tersebut terancam kehidupannya.Menggalakkan kembali program reboisasi juga termasuk dalam misi yang harus di emban oleh @aMrazing.Illegal logging yang membabi buta menjadi penyebab terjadinya hutan gundul.Bila dibiarkan berlarut larut kehidupan satwa di kawasan Tambling terancam punah karena persediaan makanan menjadi berkurang.

Selain mengunjungi pusat penangkaran harimau sumatera,saya juga ingin mengajak @aMrazing untuk menikmati keindahan pantai di kawasan Taman nasional Belimbing ini.Karena jenis ombaknya tergolong besar, ciri khas ombak Samudera Hindia saya tidak akan mengajak @aMrazing untuk menyelam.Cukup berenang di tepian pantai saja sambil menikmati indahnya sunset yang dramatis.Selain itu kalau beruntung kita bisa melihat secara langsung ikan hiu yang berenang di tepian Samudera Hindia. Pemandangan langka...


Menengok Mercusuar Peninggalan Belanda

Masih di kawasan pantai Tanjung Belimbing terdapat sebuah menara mercusuar setinggi 70 meter yang dibangun pada tahun 1879 M oleh Raja Belanda Willem III.Ternyata mercusuar tersebut merupakan menara mercusuar tertinggi di Indonesia lho.Mercusuar ini berfungsi memberi peringatan kapal kapal yang lalu lalang di sekitar Selat Sunda dan Samudera Hindia.Di kawasan lalu lintas kapal laut yang cukup sibuk tersebut banyak terdapat benjolan karang yang sangat berbahaya bagi kapal yang melintas.Apabila ada kapal yang menabrak karang tersebut dipastikan kapal tersebut akan karam.

Uniknya mercusuar tersebut,saat ini hanya dijaga oleh satu orang saja.Tidak seperti mercusuar lainnya yang petugas jaganya selalu dirotasi bergantian setiap 3 bulan sekali,mercusuar di Tanjung Belimbing ini petugasnya tidak dirotasi.Apa sebabnya?Karena tidak ada petugas dari Direktorat Perhubungan Laut Departemen Perhubungan yang mau ditempatkan di Tanjung Belimbing. Alasannya lokasi tersebut angker.Hiii..serem.

Sekilas meski telah berusia 130 tahun lebih,mercusuar ini masih terawat dengan baik.Walaupun masih berdiri tegak,disarankan untuk tidak naik ke puncak mercusuar disebabkan kondisi mercusuar saat ini sudah dalam kondisi miring yang disebabkan oleh hantaman tsunami setinggi 50 meter sewaktu Gunung Krakatau meletus pada tahun 1883 M.
 
Rute menuju ke Tanjung Belimbing

Menuju hutan tropis Tambling yang masih perawan saat ini sudah bukan masalah lagi.Tersedia jalur laut,udara dan darat.Untuk jalur udara memang memakan biaya yang tidak sedikit.Tidak banyak maskapai penerbangan yang melayani rute Jakarta-Lampung,alternatifnya menyewa pesawat carteran.Otomatis harga tiket pesawatnya harganya jelas berbeda dengan tiket pesawat reguler. Sementara untuk jalur laut,Tambling bisa diakses melalui kapal cepat dari Marina Ancol,Jakarta melewati Selat Sunda terus mengitari ujung selatan pulau Sumatera menuju ke sisi barat daya pulau tersebut.Waktu tempuh bila menggunakan kapal cepat sekitar 4 jam lamanya.Itu pun mengandung resiko di perjalanan,kapal harus berjuang keras melewati gelombang tinggi hasil dari pertemuan arus Selat Sunda dan Samudera Hindia.Jadi,nyaris tidak ada nelayan yang mau berlayar ke tempat tersebut.

Sedangkan jalur darat tidak kalah menantangnya dibanding jalur laut.Lebih sulit serta kondisi jalan yang belum baik.Backpacker yang menyukai tantangan sepertinya jalur darat ini lebih cocok di tempuh.Untuk akomodasi lainnya,jangan berharap disana akan ditemukan hotel berbintang dengan fasilitas wah.Jadi siap siap bawa perlengkapan tenda serta perlengkapan camping lainnya.

Dengan segala keunikan dan kelebihannya tersebut,tidak perlu jauh jauh pergi ke Afrika untuk menikmati petualangan alam liar,datanglah ke Taman Nasional Tanjung Belimbing.Dijamin andrenalin petualangamu akan terpuaskan.Apalagi kesana diajak sama @aMrazing.Mau sekali.



Read More »

Monday, February 9, 2015

Liburan di Pulau Menjangan Yang Eksotik

Berpetualangan di Pulau Bali rasanya tidak akan ada habisnya dijelajahi. Ya,Bali memang identik dengan tempat wisata yang sudah terkenal hingga ke mancanegara.Sebut saja pantai Kuta,Nusa Dua,rafting di Ayung Ubud,Seminyak,Tanah Lot,Jimbaran,Istana Tampak Siring,Ubud Monkey Forest serta tempat favorit lainnya.Tempat tempat wisata di Bali yang selama ini menjadi favorit para wisatawan domestik maupun mancanegara kebanyakan berada di wilayah selatan dari pulau tersebut.Sudah banyak para traveller yang mengunggah testimoninya tentang Bali di media blog maupun di media sosial.

Nah,saya akan mengajak mas @aMrazing untuk kembali berkunjung ke Bali,tapi tempat tujuan kunjungan ini berbeda dengan tempat favorit wisata Bali pada umumnya.Apakah di wilayah lainnya dari Pulau Bali ini tidak ada obyek wisata yang menawarkan petualangan yang berbeda dengan lokasi lainnya?Tentu saja obyek wisata tersebut ada,tepatnya di Kabupaten Buleleng.Dari letak geografisnya,Buleleng ini terletak di pesisir pantai utara Bali.Walaupun terletak jauh di utara dari ibukota provinsi Bali yaitu Denpasar,Buleleng ternyata menyimpan sejumlah tempat wisata yang menawarkan petualangan berbeda dan menarik.Potensi wisata di kabupaten tersebut masih banyak yang harus dieksplorasi dan belum tergarap secara baik.Lewat blog ini,saya ingin mengajak @aMrazing membantu mempromosikan potensi wisata Pulau Menjangan di Buleleng ini kepada khalayak masyarakat Indonesia..

Sebut saja pantai Lovina,pantai yang pasir pantainya berwarna kehitaman berbeda dengan pantai lainnya, dengan ombak kecil cocok untuk belajar menyelam serta sekedar bermain main air laut di pinggir pantai bersama keluarga.Berjarak 1 km dari bibir pantai,setiap paginya sekitar pukul 05.00 WITA, kita bisa melihat ratusan lumba-lumba berkumpul,menyelam dan melompat ke udara.Beda dengan atraksi lumba-lumba yang ada di Ancol,yang di lepas pantai Lovina masih asli dan alami. Momen yang menarik dan langka khan.....

Ada lagi tempat yang menjadi ikon pariwisata dari Buleleng ini yaitu Pulau Menjangan.Terletak 10 Km di pantai barat Pulau Bali dengan luas 175 hektare.Dinamakan Pulau Menjangan karena di pulau tersebut menjadi habitat menjangan yang dalam bahasa Jawa artinya “kijang” atau rusa liar.Sebenarnya pulau ini tidak ada penghuninya hanya di huni oleh kawanan rusa liar tersebut. Sayangnya saat ini populasi menjangan semakin hari semakin berkurang karena adanya perburuan liar.Untuk itulah,Pemerintah menetapkan Pulau Menjangan sebagai bagian dari Taman nasional Bali Barat,sebagai usaha konservasi untuk melindungi habitat menjangan dari kepunahan serta menjaga kelestarian alam dan keanekaragaman hayati Pulau Menjangan dan sekitarnya.



Selain hewan menjangan yang menjadi daya tarik dari Pulau Menjangan ini,pesona pemandangan taman bawah laut yang sangat cerah,penuh warna serta kaya biota lautnya adalah definisi sempuran dari keindahan dunia bawah laut Pulau Menjangan.Bagi para pecinta snorkeling atau diving sempatkanlah melakukan aktivitas menyelam disana.Bawalah kamera underwater untuk mengabadikan pemandangan bawah laut disana.

Rute ke Menjangan

Sekarang ini untuk menuju ke Pulau Menjangan tidaklah sulit.Ada dua rute alternatif yang dapat ditempuh,yaitu pertama melalui jalan darat bisa naik kereta api menuju ke Banyuwangi.Bagi traveller yang dari Jakarta,kalau mau irit naiklah kereta ekonomi jurusan Jakarta-Yogyakart. Tiba stasiun Lempuyangan naiklah kereta jurusan Yogyakarta-Banyuwangi.Harga tiket keretanya lebih murah dan kita sepanjang perjalanan akan disuguhi pemandangan alam yang menakjubkan. Setelah sampai di stasiun Banyuwangi,cukup berjalan kaki selama 15 menit menuju ke pelabuhan Ketapang.Dengan menumpang kapal ferry,kita akan menyeberangi selat Bali dan turun di Gilimanuk.Setelah tiba di Gilimanuk,naik minibus jurusan Singaraja dan turun di Labuhan Lalang.Ini adalah titik untuk menyeberang ke Pulau Menjangan.

Rute kedua ini lebih cepat dan tidak menguras tenaga.Ya,dengan menggunakan pesawat terbang dari kota mana saja di Indonesia mendarat di bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,Denpasar. Bila ingin mendapatkan tiket pesawat murah,carilah tiket promo dan pesan tiket jauh jauh hari. Kalau lagi mujur,kita bisa dapat harga tiket pesawat lebih murah dibanding naik kereta api. Setelah mendarat di Denpasar,carilah penyewaan kendaraan bermotor untuk menuju ke Labuhan Lalang. Dengan menyewa motor/mobil kita bisa leluasa mengunjungi setiap tempat wisata disepanjang jalur pesisir pantau utara Pulau Bali sebelum sampai di Labuhan Lalang. Lama perjalanan dari Denpasar menuju Labuhan Lalang sekitar 4 jam.Sayangnya di Bali sampai saat ini belum ada angkutan umum yang melayani rute Denpasar-Singaraja.

Setelah sampai di pelabuhan Labuhan Lalang,satu satunya moda transportasi menuju ke Pulau Menjangan adalah dengan menggunakan perahu yang dikelola oleh Taman Nasional Bali Barat. Lama perjalanan sekitar 30-40 menit tergantung cuaca.
Sebagai pulau yang tidak berpenghuni,Pulau Menjangan tidak memiliki akomodasi berupa hotel,restoran maupun toko pernak pernik souvenir.Jadi siap siap bawa bekal makan dan minum sendiri,obat-obatan,cream sunblock maupun kebutuhan lainnya.


Indahnya Dunia Bawah Laut Menjangan

Taman bawah laut Pulau Menjangan terkenal memiliki dinding karang yang berkedalaman 60 meter dengan formasi bebatuan yang komplek.Formasi batuan tersebut membentuk gua-gua besar dan kecil yang menjadi habitat bagi terumbu karang,karang lunak,kerapu,belut moray,kuda laut,penyu dan hiu karang.Di gua gua yang berukuran kecil,ikan kakap kecil serta batfish banyak terlihat hilir mudik.Kedalaman laut serta arus laut yang tenang menjadikan taman bawah laut di sekitar Menjangan menjadi habitat ikan laut tersebut diatas.






Ada 8 titik penyelaman yang sudah teridentifikasi memiliki pemandangan bawah laut yang spektakuler,yaitu Eel Garden, Coral Garden, Pos I, Pos II, Bat Cave,Temple Point, Anchor Wreck, dan Secret Bay. Di setiap titik penyelaman tersebut memiliki karakteristik tersendiri,namun kebanyakan berupa dinding karang.Hampir semua ikan karang dapat ditemui di setiap titik penyelaman tersebut. Ikan angelfish,moorish idol,batfish,clownfish hingga ikan spanish dancer dapat kita temui.Saking bagusnya panorama taman bawah laut dengan variasi ikan serta karangnya di sekitar Pulau Menjangan ini, bahkan lebih bagus daripada Great Barrier Reef di Australia sana.

Di titik penyelaman yang bernama Anchor Wreck pada kedalaman 45 meter,terdapat bangkai kapal Belanda lengkap dengan jangkarnya yang sudah berkarat.Kapal tersebut diperkirakan tenggelam ketika Perang Dunia II.Kapal tenggelam tersebut dinamakan Kapal Budak karena diduga mengangkut para budak dari Bali ke Batavia (Jakarta).Di dalam bagian kapal,masih bisa ditemukan peti peti yang berisi keramik dan botol botol kaca yang sekarang sudah ditumbuhi karang lunak.Bangkai kapal tersebut sekarang menjadi habitat penyu dan hiu karang.

Sementara di titik penyelaman lainnya yang bernama Eel Garden,terletak di sebelah bagian barat dari Pulau Menjangan dan disebut sebut sebagai titik penyelaman terbaik.Sesuai dengan namanya,di kawasan ini banyak dihuni sejumlah besar koloni garden eel serta sea fans.Selain itu pasir pantainya yang putih berkilauan menjadi daya tarik tersendiri kawasan Eel Garden ini.


Misi besar @aMrazing di Pulau Menjangan

Tidak afdol datang ke Pulau menjangan bila tidak melakukan suatu kegiatan yang bermanfaat bagi konservasi kehidupan flora dan fauna disana.Telah disebutkan pada alinea diatas bahwa menjangan atau rusa liar yang menghuni Pulau Menjangan lambat laun semakin menurun populasinya.Hal ini disebabkan salah satunya adalah adanya perburuan liar yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.@aMrazing sebagai selebriti nasional serta selebriti dunia maya yang sudah terkenal bisa berperan memelopori kampanye penyelamatan menjangan. Kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan mengajak komunitas desa adat di sekitaran Pulau Menjangan untuk bersama sama menjaga hewan menjangan tersebut agar tidak punah.

Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pulau Menjangan,akhir akhir ini ditemukan banyak terumbu karang yang rusak.Seperti kita ketahui,terumbu karang ini ibarat hutan bagi lautan tropis.Sama seperti di daratan,terumbu karang juga berbeda antara daerah tropis dengan daerah sub tropis.Adanya terumbu karang inilah yang memberi sokongan kehidupan bagi alam liar bawah air dan kondisinya saat ini terus berkurang jumlahnya dengan tingkat kerusakan yang semakin mengkhawatirkan.

Tak jauh dari Banyu Wedang,di desa Pemuteran terdapat transplantasi karang yang disebut biorock.Metode biorock ini dibangun oleh arsitek dan pakar kelautan Wolf Hilbertz dan pakar kelautan Tom Goreau. Mereka menemukan bahwa dengan menyalakan arus listrik yang lemah di dalam air laut, cangkang keras yang mengandung kalsium karbonat akan menjadi katoda.Metode ini mempercepat pertumbuhan terumbu karang dengan aliran listrik. Keberhasilan teknologi ini tidak diragukan lagi, karena sudah mendapat penghargaan dari lokal maupun internasional.Selain merangsang keanekaragaman hayati, struktur biorock juga memerangi erosi, yang menjadi masalah serius dengan kehancuran terumbu karang alami. Seiring waktu, biorock juga menjadi atraksi bagi para wisatawan yang menyenangi dunia bawah air.

 
Seiring perjalanan waktu dengan semakin meningkatnya populasi di sekitar pesisir Pulau Bali menjadi halangan dan tantangan dalam pelestarian terumbu karang.Pendirian hotel yang dilakukan secara masif yang kadangkala hotelhotel tersebut memiliki sistem pembuangan limbah yang belum sempurna sehingga limbah biologis tersebut langsung masuk ke laut.Limbah tersebut akan menciptakan alga yang beracun bagi terumbu karang.
Terkait dengan biorock,@aMrazing bisa berkontribusi dengan mencarikan sponsor donatur dari berbagai kalangan entah dengan penerbitan buku tentang konservasi terumbu karang maupun pertunjukan musik amal.Sebagai selebriti tentu hal yang mudah bagi @aMrazing untuk mewujudkannya.Selain itu mengajak komunitas masyarakat sekitar Pulau Menjangan untuk tidak menangkap ikan dengan bahan peledak lagi.Keindahan dunia bawah air Menjangan menjadi taruhannya dan untuk usaha pemulihannya memerlukan waktu yang lama.

Metode biorock diyakini saat ini merupakan jawaban terbaik dari usaha konservasi terumbu karang. Masih belum terlambat untuk meciptakan kembali kehidupan bawah air yang sehat,agar bisa dinikmati generasi mendatang.#Save Menjangan Island


Sumber tulisan :
1.Majalah detik
2.Situs Indonesia Travel
3.Situs Mongabay.co.id






Read More »

Tuesday, February 3, 2015

Mengunjungi Togean,Surga Tersembunyi


Pasti banyak dari para traveller dalam negeri yang belum mengetahui Kepulauan Togean itu berada di wilayah mana.Mendengar Togean saja mungkin belum banyak yang familiar,termasuk diri saya sendiri yang awalnya masih asing dengan nama Togean.Pertama mendengar nama Togean, saya memperkirakan lokasi Kepulauan Togean ini berada di luar negeri,ternyata setelah membaca sebuah artikel di majalah online,Togean ini berlokasi di Indonesia lho.Belum banyak blog maupun situs web yang mengulas tentang potensi wisata yang aduhai di Togean ini.

Siapa yang pernah “blusukan” ke Pulau Sulawesi pasti sudah mengenal keindahan panorama bawah laut Bunaken dan Wakatobi,keunikan budaya Tana Toraja serta keindahan sunset di pantai Losari, Makassar. Sayangnya saya sampai saat ini belum pernah mengunjungi tempat wisata yang ada di Pulau Sulawesi tersebut.Seandainya diberikan anugerah waktu dan biaya apalagi diajak sama mas @amrazing untuk berkunjung kesana,tentu dengan senang hati saya akan mengiyakannya,gratis lagi.Siapa sih yang gak mau travelling ke pulau eksotik ditemani selebriti nasional.Pasti ngak akan ada yang nolak khan..! Apalagi sekarang ini tiket pesawat untuk menuju ke kesana tidak ada yang murah kecuali pas waktu ada harga promo dan pesan jauh jauh hari.

Keunikan Kepulauan Togean

Kepulauan Togean ini ternyata berada di Pulau Sulawesi juga,letak pastinya berada di tengah teluk Tomini,Kabupaten Tojo Una Una,Sulawesi Tengah.Letaknya memang tersembunyi,tapi yang pasti para traveller dari mancanegara malah sudah mengetahui keindahan panorama alam serta keunikan penduduknya,Suku Bajo di kepulauan Togean ini.Suku yang terkenal dengan rumah adatnya yang berdiri diatas laut.Memang saat ini Kepulauan Togean ini masih kalah populer dengan Bunaken maupun Wakatobi.

Kepulauan Togean ini terdiri dari 6 pulau besar yang berkontur perbukitan serta 60 pulau kecil yang tersebar memanjang hingga 90 km.Di daratan pulau-pulau terbesar tersebut kita dapat menjumpai gua-gua,sungai serta air terjun.Selain itu terdapat hutan magrove yang memiliki sekitar 33 jenis mangrove.Hutan yang masih alami di huni tumbuh tumbuhan dan hewan khas kawasan Wallacea,ada anoa,rusa,tangkasi serta kuskus yang semuanya itu termasuk hewan yang dilindungi. Pemandangan pasir pantainya juga tidak kalah mempesona,hamparan pantai berpasir putih bersih serta lautan biru jernih seluas mata memandang.

 
Kepulauan Togean ini merupakan salah satu dari segitiga terumbu karang di dunia selain di Filipina dan Papua Nugini.Terumbu karang di kepulauan in terbilang masih “perawan”,terbukti dengan masih diketemukannya ikan kupu kupu yang menandakan terumbu karangnya masih alami dan sehat.Ada 3 lingkungan karang yang wajib di jelajahi apabila kita berkunjung kesana,yang pertama karang atol atau cincin yaitu bentuk pulau karang yang di tengahnya terdapat danau.menurut berbagai sumber,danau di pulau karang tersebut memiliki kedalaman yang cukup dalam.Karang kedua disebut karang barier,dari namanya saja sudah bisa ditebak kalau karang ini adalah karang penghalang.Deretan karang ini mengelilingi pulau yang terlihat seperti dinding laut yang melindungi pulau tersebut dari terjangan ombak laut.Karang terakhir yaitu karang pantai.Sesuai dengan namanya ,karang karang ini tumbuh di pantai.bagi yang suka berenang di antara karang karang tersebut,berhati hatilah karena karang karang tersebut cukup tajam dan bisa menggores kulit.

Tidak hanya pemandangan di darat saja yang mengagumkan,keindahan bawah lautnya juga mempesona.Ada banyak spot yang cocok untuk kegiatan snorkeling dan diving di Togean.beragam biota laut dapat kita jumpai di Togean seperti ikan pari manta,hiu karang abu abu,paus pilot serta beragam ikan unik lainnya.

Berkat keanekaragaman hayati serta keunikannya,Pemerintah Indonesia pun menganugerahkan Kepulauan Togean dengan status sebagai Taman Nasional pada tahun 2004.Wujud dukungan dari Pemerintah untuk menjaga lingkungan alam serta melestarikannya agar tidak dirusak oleh orang yang tidak bertanggunjawab.

Fasilitas di Kepulauan Togean.

Diantara 6 pulau besar yang ada di Togean,Pulau Kadidiri yang paling banyak dikunjungi para wisatawan.Selain pemandangan pasir pantainya yang bersih serta kondisi lingkungannya yang cukup bersih,di Pulau Kadidiri inilah terdapat penyewaan speedboat yang dapat kita gunakan untuk menjelajahi pulau pulau kecil disekiling Pulau Kadidiri.Ongkos sewanya pun masih cukup terjangkau.Bosan bermain air di pantai,tersedia juga jalur trekking ke hutan yang masih alami.Siapa tahu kita dapat bertemu dengan binatang khas Wallacea tersebut diatas.Bagi yang suka dengan olahraga naik gunung,ada Gunung Colo di Pulau Una Una.Diatas gunung tersebut,kita dapat melihat pemandangan laut lepas serta pulau pulau Togean.Indah dan mempesona pastinya.

Karena belum banyak wisatawan yang berkunjung ke Togean,di Pulau Kadidiri ini hanya tersedia 3 penginapan yang dapat disewa.Jangan tanyakan hotel berbintang yang ada disana.Harga sewanya bervariasi,tapi kalau pengin yang lebih murah carilah penginapan yang dikelola oleh penduduk lokal setempat.Atau membuat tenda di tepi pantai sambil menikmati malam,opsi yang bisa dipertimbangkan.

Ada lagi fasilitas umum yang belum ada di Togean.Listrik di Togean hanya menyala dari jam 18.00-23.00 WITA hanya 6 jam saja.Selain jam jam tersebut belum ada layanan listriknya.Akibat tidak adanya layanan listrik tersebut, saat ini belum ada layanan telepon seluler jadi layanan data tentu saja belum bisa.Bagi yang suka foto selfie kemudian di unggah di sosial media,siap siap saja mengalami kekecewaan.Kalau mempunyai telepon satelit,tentu saja masih bisa digunakan tapi siap siap isi dompet bisa terkuras habis.Selain sinyal telepon yang belum ada,di Togean juga belum ada layanan ATM dari bank nasional.Jadi kalau mau kesana,harus bawa uang tunai yang lumayan banyak serta logistik yang cukup untuk menopang hidup disana.Listrik memang vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat modern saat ini.

Dibalik kekurangan tidak adanya layanan sinyal telepon seluler serta layanan ATM akibat tidak adnya layanan listrik tersebut,Togean cocok bagi wisatawan yang ingin menghilang dari perabadan modern.Benar benar menyepi dari kehidupan modern,tanpa terganggu dengan email pekerjaan maupun telepon dari big boss yang menanyakan posisi ada dimana.Wisatawan yang ingin berlibur tanpa terganggu dengan hingar bingar turis asing maupun domestik.Acara liburan pun lebih berkesan dan dapat menikmati obyek wisata dengan tenang.

Misi wisata bersama @aMrazing

Travelling ditemani @aMrazing, seorang blogger terkenal tentu tidak lengkap bila tidak melakukan suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Harus ada misi yang wajib dilakukan disana.Ada beberapa ide misi yang bisa dilakukan bila saya dan mas @aMrazing mengunjungi Togean.Misi utama tentu saja mempromosikan Togean agar lebih terkenal lagi agar bisa menyamai Bunaken maupun Wakatobi.Kegiatan ini meliputi pembuatan situs web khusus yang mengulas tuntas potensi obyek wisata Kepulauan Togean dilengkapi dengan keanekaragaman flora dan faunanya.Selain itu membuat brosur brosur tentang rute perjalanan menuju kesana baik menggunakan moda transportasi pesawat,kapal laut maupun rute transportasi daratnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah mengupayakan potensi air sungai maupun air terjun yang ada di Togean untuk diolah menjadi tenaga listrik.Dengan konsep mikro hydro,listrik bisa dihasilkan dari aliran sungai yang di modifikasi sedemikian rupa.Masyarakat sekitar didorong untuk menjaga dan merawat pembangkit mikro hydro tersebut.Bila menggunakan pembangkit listrik tenaga disel, ongkos perawatan serta biaya operasionalnya akan membengkak.Biaya tranportasi bahan bakar solar untuk PLTD tersebut menuju kesana lebih mahal,sehingga tidak efisien.Dengan terjaminnya pasokan aliran listrik,kita bisa mendorong berdirinya layanan telepon seluler maupun layanan ATM perbankan. Diharapkan perkembangan wisata di Togean akan meningkat dengan pesat.


Di sektor pendidikan,@aMrazing bisa membuka sekolah alam yang diperuntukan bagi anak anak suku Bajo.Di sekolah tersebut diajarkan tentang pendidikan budi pekerti serta pentingnya merawat kelestarian alam sekitar.Disamping itu tentu saja sekolah alam tersebut mengadopsi kurikulum yang berlaku secara nasional.Diharapkan dari generasi muda ini dihasilkan pemuda-pemuda Togean yang kukuh dan bertekad baja menjaga keindahan Togean.

Sebelum terjadinya peningkatan jumlah wisatawan yang membludak,mas @aMrazing bisa melakukan penyuluhan sadar wisata.Masyarakat sekitar diberikan penyuluhan tentang potensi pariwisata di Togean yang dapat meningkatkan taraf perekonomiannya.Wiastawan yang berkunjung tentu butuh makan,butuh sewa tempat tinggal semua itu bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat Togean.Ada efek negatif dari banyaknya jumlah wisatawan salah satunya adalah sampah yang menumpuk.Pengelolaan sampah mandiri juga layak @aMrazing kampanyekan.

Misi lainnya seperti kampanye larangan mencari ikan dengan bom air.Keindahan terumbu karang di Togean yang mengagumkan dapat hilang dan rusak seketika bila para nelayan disana menggunakan bom air maupun racun ikan kala mencari ikan di laut.Rambu rambu larangan tersebut dapat dipasang di pelabuhan.Tentu kampanye ini akan berhasil dan sukses bila menggandeng tetua suku Bajo.Kearifan lokal akan menjadi benteng alami dari tindakan perusakan lingkungan baik oleh masyarakat sekitar maupun pendatang.

Masih banyak misi lain yang bisa dijalankan oleh @aMrazing,seperti mendorong pemda setempat untuk merintis pembuatan landasan pesawat terbang.Mungkin awalnya hanya cukup didarati pesawat kecil saja yang berpenumpang 10-12 orang.Adanya akses tranportasi udara akan semakin mempercepat perkembangan wisata di Togean ini.Kuncinya sekali lagi harus ada aliran listrik yang terjamin,agar bandara dapat beroperasi.

Penutup

Rasanya mengulas segala potensi wisata di Pulau Sulawesi ini tidak akan ada habis habisnya.Togean ini salah satunya,surga di Indonesia yang masih tersembunyi.Tak hanya menawan tapi juga eksotis. Mungkin suatu saat saya akan bisa berkunjung kesana,entah kapan setidaknya impian ini harus diperjuangkan.



Read More »