Sunday, June 7, 2015

Andai Bisa Terbang Gratis : Akan Kutemui Sahabatku Di Balikpapan


Berbahagialah orang yang berbakat menjalin persahabatan, karena hal itu merupakan salah satu karunia Tuhan yang terbaik.Menjalin persahabatan meliputi banyak kemampuan, terutama untuk tidak mementingkan diri sendiri dan untuk menghargai keluhuran jiwa serta daya tarik orang lain.” -Thomas Hudges.

Kita semua saat ini pasti mempunyai teman atau sahabat akrab yang sedikit banyak mempengaruhi perjalanan hidup kita.Kebersamaan bersama sahabat tersebut selalu meninggalkan banyak kenangan indah yang terlalu sayang untuk dilupakan.Quote diatas lah yang membuat saya untuk selalu berusaha menjalin persahabatan dengan teman teman lama yang sekarang sudah pindah domisilinya maupun dengan teman teman yang baru saya kenal.Selama ini hanya lewat media sosial saja,saya berhubungan dengan teman teman tersebut.Tentu ada rasa yang berbeda bila hanya mengetahui kabar lewat timeline di media sosial dibandingkan bila dapat bertemu dan bertatap muka secara langsung.

Orang yang ingin aku temui

Jika saya diberikan kesempatan bisa terbang gratis maka destinasi tujuan saya adalah kota Balikpapan.Disana ada 3 sahabat lama yang ingin saya temui yang 5 tahun lebih tidak berjumpa. Sahabatku tersebut adalah Mas Aman D Bernadus,Mas Baskoro dan Mbk Pujiatun (Atun).Ketiga orang sahabat ini dulu merupakan rekan kerja di Yogyakarta yang kemudian mendapatkan tawaran kerja di Balikpapan sampai sekarang ini.Ketiga sahabat tersebut bukan sekedar sahabat,tapi sudah seperti keluarga sendiri dan ketiganya mengajarkan kepada saya untuk selalu berani mencari tantangan-tantangan baru,berani berpetualang dan berani keluar dari zona nyaman.Saya rencanakan kunjungan ke Balikpapan selama 5 hari dari tanggal 12 Juni 2015 sampai dengan 16 Juni 2015.

Ada banyak alasan kenapa saya memutuskan kota Balikpapan sebagai destinasi pilihan
menemui ketiga sahabatku tersebut diatas,diantaranya :
  • Walaupun terkenal sebagai kota minyak,kota Balikpapan ternyata banyak menyimpan destinasi wisata yang menarik untuk saya kunjungi seperti Caribbean Island Waterpark, Hutan Bakau Margomulyo,Tugu Monpera,Pantai Kemala (Pantai Polda),Pantai Lamaru,Pantai Manggar Segara Sari,Hutan Lindung Sungai Wain,Pasar Kebun Sayur, Penangkaran Buaya Teritip,Taman Bekapai dan masih banyak destinasi lainnya.Serta ditambah dengan kekhasan kuliner lautnya seperti kepiting soka,udang galah besar,ikan laut bakar dan masih banyak lagi yang wajib saya cicipi selama berada disana.
  • Selama ini saya belum ada kesempatan untuk travelling ke Pulau Kalimantan,nah siapa tahu dengan terbang gratis yang saya dapatkan ini bisa saya gunakan untuk terbang ke sana bersama anak saya yang pertama.Dan menjadi pengalaman pertamanya travelling naik pesawat terbang.

Itinerary perjalanan

Hari Pertama (12 Juni 2015)
Agenda hari pertama tiba di kota Balikpapan sepertinya bakal sangat melelahkan setelah hampir 2 jam terbang dari Yogyakarta.Jadi untuk hari pertama ini tujuan perjalanannya adalah menghabiskan malam di Taman Bekapai (Taman Santai) sambil menikmati kuliner khas Balikpapan.

Taman Bekapai yang berlokasi di pusat kota Balikpapan (sumber foto disini)

Hari kedua (13 Juni 2015)
Untuk hari kedua,saya akan menyambangi ketiga sahabatku yaitu Mas Aman,Mas Baskoro dan Mbk Atun serta mengajak anggota keluarganya untuk mengeksplorasi destinasi wisata alam yang pasti menyenangkan.Tempat pertama yang ingin saya kunjungi adalah penangkaran buaya di Teritip. Menurut informasi yang saya baca,di penangkaran buaya tersebut terdapat atraksi yang menarik yaitu memberi makan buaya buaya tersebut.Selain itu ditempat tersebut kita dapat menikmati kuliner 'ekstrim' yaitu sate daging buaya.Ehmm..patut dicoba.

Penangkaran Buaya di Teritip (sumber foto disini)

Setelah puas melihat lihat penangkaran buaya seluas 5 ha tersebut,maka tempat selanjutnya yang ingin saya kunjungi bersama ketiga sahabat saya adalah Caribbean Island Waterpark.Yap,saatnya bermain air dan menghabiskan sore hari di tempat ini.

Taman Air Caribbean Island Waterpark (sumber disini)

Hari ketiga (14 Juni 2015)
Di hari ketiga ini,saya ingin mengajak anak anak dari sahabat sahabatku tersebut untuk berkunjung ke Hutan Lindung Sungai Wain.Inilah hutan lindung yang masih alami yang belum terjamah tangan tangan jahil manusia di Balikpapan. Di hutan lindung inilah,tempat perlindungan dari sejumlah jenis satwa dan flora langka,seperti orangutan,beruang madu,bekantan,kantong semar dan tumbuhan endemik Balikpapan yang bernama Jahe Balikpapan.Tak ada salahnya mengunjungi tempat ini agar anak anak mengetahui habitat alami satwa satwa yang dilindungi tersebut.

Hutan Lindung Sungai Wain (sumber disini)

Setelah puas mengelilingi kawasan hutan lindung sungai Win,saatnya bermain main air lagi di Pantai Kemala (Pantai Polda).Sambil menunggu anak anak bermain pasir di pantai,kita bisa duduk santai dan bercengkerama di pinggir pantai sambil menikmati hamparan pasir pantai yang putih dan bersih. Di pantai Kemala ini juga ada permainan banana boats,kira kira sahabat sahabatku tersebut berani nggak ya bermain banana boats?

Pantai Kemala di Balikpapan (sumber disini)

Malam harinya,saya akan mengajak ketiga sahabatku tadi menyambangi Kepiting Kenari di Jl.Marsma Iswahyudi.Menurut informasi dari beberapa traveller yang mampir kesana,kepiting asam manisnya melegenda banget.Makyoosss...

Seporsi Kepiting Kenari (sumber foto disini)

Hari keempat (15 Juni 2015)
Untuk hari keempat ini,saya memilih untuk mengunjungi Pasar Kebun Sayur.Tujuannya untuk menikmati es campur di depot Cendrawasih yang katanya enaknya top markotop.Sekalian mencari oleh oleh untuk kerabat di rumah. Di pasar Kebun Sayur ini banyak dijual batu batu alam yang indah dan mempesona,cocok sebagai oleh oleh saudara yang lagi gandrung dengan batu akik.

Aneka batu mulia di Pasar Kebun Sayur (sumber disini)

Hari kelima (16 Juni 2015)
Pagi hari langsung menuju ke Bandara Sepinggan dan siap terbang kembali ke kota asal,Yogyakarta.

Semua persiapan sepertinya semua sudah siap untuk terbang ke Balikpapan,tapi rasanya kok ada yang kelupaan.Oh iya,ternyata saya belum booking tiket pesawat serta hotelnya.Langsung ambil smartphone,buka layarnya dan klik Traveloka Apps.Semua kebutuhan tiket pesawat lengkap semua maskapai yang ada di Indonesia dan hotel diberbagai kota besar telah disediakan dalam aplikasi tersebut.Sudah bukan jamannya lagi pesan tiket pesawat dan booking hotel ke agen tiket.Ribet dan tidak efisien...
Sekarang cukup sekali klik dengan Traveloka Apps,kita bisa mendapatkan tiket pesawat dan tiket hotel dalam waktu singkat.Untuk mendapatkan aplikasi Traveloka tersebut,teman teman silahkan mengunduhnya di  

 Download Traveloka - Tiket Pesawat Apps di Google Play
bagi pengguna smartphone berbasis Android  

 Download Traveloka - Tiket Pesawat Apps di iTunes App Store
bagi pengguna smartphone berbasis iOS (Apple)

Dan inilah hasilnya,tiket pesawat Yogyakarta – Balikpapan yang saya pesan lewat Traveloka Apps,dengan maskapai Citilink menjadi pilihan utama.Walaupun maskapai Citilink ini maskapai yang bertarif murah tapi saya percaya soal ketepatan waktunya.Selain itu maskapai Citilink ini mempunyai rute penerbangan langsung dari Yogyakarta ke Balikpapan.Jadi bisa menghemat waktu.


Sreenshot Pencarian Tiket Pesawat di Traveloka App

Screenshot Data Penumpang tiket pesawat di Traveloka Apps


Screenshot Pemesanan Tiket Berangkat di Traveloka App

Tiket Balikpapan – Yogyakarta,maskapai Citilink lagi lagi menjadi pilihan utama saya.



Screenshot Pemesanan Tiket Kembali di Traveloka App

Untuk keperluan menginap selama di Balikpapan,melalui Traveloka Apps juga saya langsung membooking hotel untuk 4 malam.Pilihan saya jatuh pada Bintang Hotel Balikpapan.



Screenshot Pemesanan Hotel di Traveloka App



Rincian Biaya Perjalanan
No
Uraian Perjalanan
Jumlah
Harga Satuan
Harga Total
01
Tiket JOG – BPN Dewasa
1 tiket
            Rp  677.700,00
         Rp     677.700,00
02
Tiket JOG – BPN Anak anak
1 tiket
            Rp  517.900,00
         Rp     517.900,00
03
Taksi bandara Sepinggan - Hotel
2 kali
            Rp  100.000,00
         Rp     200.000,00
04
Biaya Menginap di Bintang Hotel
4  malam
            Rp  230.717,00
         Rp     922.817,00
05
Konsumsi dan jajan
5 hari
             Rp 300.000,00
         Rp  1.500.000,00
06
Biaya Transportasi
5 hari
             Rp 150.000,00
         Rp     750.000,00
07
Tiket masuk Penangkaran Buaya Teritip
8 tiket
             Rp   10.000,00
         Rp       80.000,00
08
Tiket Masuk  Caribbean Island Waterpark
8 tiket
             Rp   60.000,00
         Rp     480.000,00
09
Biaya paket tour di Hutan Lindung  Sungai Wain
1 paket A (max6 org)
             Rp 400.000,00
         Rp     400.000,00
10
Tiket Masuk Pantai Kemala
8 orang
             Rp     2.000,00
         Rp       16.000,00
11
Biaya permainan Banana Boats
4 orang
             Rp   25.000,00
         Rp     100.000,00
12
Biaya Kuliner Kepiting Kenari
5 orang
             Rp 140.000,00
         Rp     700.000,00
13
Tiket BPN – JOG Dewasa
1 tiket
             Rp 812.200,00
         Rp     812.200,00
14
Tiket BPN – JOG Anak anak
1 tiket
             Rp 628.400,00
         Rp     628.400,00

Total Pengeluaran
          Rp 7.785.017,00




Keberadaan Traveloka Apps di smartphoneku ternyata membawa berbagai kemudahan dalam pemesanan tiket pesawat dan tiket hotel.Desain aplikasinya yang minimalis sehingga lebih mudah dimengerti walaupun pengguna masih awan dengan internet.Keuntungan lainnya menggunakan Traveloka Apps diantaranya :


n  Gak perlu lagi cari cari agen tiket hanya untuk sekedar memesan tiket pesawat dan tiket hotel.Sekarang cukup lakukan 3 langkah saja; CARI,PILIH dan TERBANG.Hasil pencariannya terlengkap dan membandingkan harga tiket pesawat Lion Air,Sriwijaya Air,Garuda,Citilink dan lain lain.
n  Tersedia berbagai pilihan pembayaran yang dapat disesuaikan sesuai dengan keinginan kita mulai dari metode transfer ATM,Kartu Kredit hingga Internet Bangking.Semakin hemat tanpa biaya tranfer dan lebih fleksibel.
n  Jaminan aman transaksi online di situs Traveloka berkat diterapkannya teknologi SSl dan RapidSSL dengan sertifikat yang terotentifikasi.Konfirmasi instan dan e-tiket langsung dikirim ke email kita yang terdaftar.
n  Tidak ada tambahan biaya.Semua harga tiket yang tertera di website sudah termasuk biaya biaya seperti pajak,Iuran Wajib Jasa Raharja dan fuel surcharge.Harga tertera itulah yang harus kita bayar.
n  Siapa bilang cari promo dan diskon tiket pesawat dan hotel sulit?Hanya di Traveloka tiket promo dan diskon tiket pesawat dan hotel bertebaran.Langsung ada notifikasi di smartphone kita kalo ada promo tiket atau hotel yang sangat membantu kita.



Buat teman-teman yang sedang memendam rindu dan ingin bertemu dengan sahabat lamanya serta memerlukan tiket pesawat dan hotel,segera saja install aplikasi Traveloka di smartphonemu dan rasakan berbagai kemudahan dan keunggulannya.Sekian
Read More »

Monday, June 1, 2015

Kenapa Saya Betah Pakai CDMA?

Kemarin,Senin 01 Juni 2015 saya mendapat kabar buruk tapi bisa juga jadi kabar baik juga.Kabar buruknya provider seluler langganan saya;Esia,gak ada sinyal blas.Sejak dinihari sampai tulisan ini tayang (Selasa 02 Juni 2015 jam 07.30) di blog saya ini sinyal Esia belum juga nongol.Entah hilang kemana...
Kabar baiknya,kemarin terbebas dari sms dan telpon kerjaan yang biasanya padat merayap (kayak kondisi jalanan saja) kalau sudah masuk dihari Senin.I hate Monday kata sebagian besar orang..nah kemarin saya bisa bilang I Love Monday hehee....

Kemarin pagi saya sudah mention ke akun twitter-nya Esia komplain kejadian ini tapi siangnya baru ada jawaban.Jawabannya apakah sudah upgrade kartu ke Gerai Esia terdekat?Nah,lo kemarin hari Selasa tgl 28 Mei saya sudah datang ke Gerai Esia,disana tidak ada tawaran untuk upgrade kartu,hanya dicek sinyal serta hapenya doang.Kemana harus dicek kartunya?Ternyata Esia sedang menjalani penyesuaian jaringan dengan operator SmartFren agarmemperoleh sinyal yang lebih baik.Apa hari hari lost sinyal Esia gara gara penyesuaian jaringan tersebut?Belum ada jawaban...

Padahal kalau dirunut kebelakang,hp saya baru saja ganti dari merk Motorola ke merk gak kondang, Movi C11.Entah buatan mana hape baru saya ini yang pasti saya pakai tetap lancar jaya sampai hari ini gak dapet sinyal.Nah,hape Motorola yang betah menemaniku selama 9 tahun lebih ini terpaksa saya pensiunkan,yah karena sudah waktunya.Speaker receive sudah soak,tombol keypad sudah keras bila mau sms serasa mo mijit batu akik serta baterai sudah mau kibarkan bendera putih.Daripada menggerogoti isi dompet buat ongkos perbaikannya mending ditukar tambah saja.Dan dapetnya si Movi ini....

Di banyak kesempatan bila ketemu teman baik teman lama maupun kenalan baru ketika bertukar nomor telepon,banyak yang meminta nomor lainnya dari nomor Esia yang saya pakai sekarang ini.Dikira nomor saya ini nomor telepon rumah yang bisanya hanya dongkrok di pojokan rumah saja gak bisa dibawa kemana mana.Padahal nomor esia saya ini selalu menemani saya ketika sedang berkelana keluar rumah.Paling jauh sudah sampai ke Bali,disana juga ok ok saja buat komunikasi.
Ke Jakarta,beberapa kali juga gak ada masalah..pokoke wis marem lah.Walaupun untuk komunikasi di luar kota dulu harus registrasi GOGO dulu,tapi sekarang sudah tidak perlu aktivasi lagi,tidak perlu matikan hape kemudian hidupkan lagi tinggal pencet tetap lancar telpon dan sms-nya. Kemampuannya sudah sama dengan kartu GSM...

Perasaan puas tersebut ternyata memang ada sebabnya.Memang pertama kali saya mempunyai nomor seluler adalah nomor GSM waktu itu saya pakai IM3 sekitar tahun 2004.Seperti kata GSM yang diplesetkan Geser Sedikit Mati,waktu itu kondisi IM3 juga seperti itu.Diajak keluar kota, maksudnya daerah pinggiran/perbatasan provinsi sinyalnya juga gak ada.Sampai kemudian bisa roaming dengan Satelindo sehingga ketika keluar dari kota Yogya bisa mendapatkan sinyal.Setelah kemunculan platform baru di dunia seluler yaitu CDMA dengan hadirnya Telkom Flexy yang menjanjikan tarif lebih murah serta bebas telepon putus saya pun beralih menggunakan CDMA.Karena saat itu harga handphone CDMA masih mahal,diatas 1 jutaan,saya bela belain mencari handphone keluaran Fren yang lagi ngetrend saat itu harganya miring untuk di crack. Untuk sekedar nge-crack handphone Fren terebut juga butuh biaya yang tidak sedikit.Untungnya ada kenalan teman yang bisa kasih harga murah kalau tidak salah dulu cuman habis sekitar 150 rb sudah termasuk nomor Flexy yang di injekkan didalamnya.Nomor Flexy ini saya gunakan kurang lebih 2 tahunan.Waktu Jogja diguncang gempa 5.9 SR pada bulan Mei 2006 (9 tahun yang lalu),2 jam setelah gempa mengguncang jaringan Flexy masih bisa digunakan.Setelah itu blas..macet total.

Kembali ke Esia lagi...
Tahun 2007 sewaktu saya pindah kerja ketempat yang baru,kebanyakan teman teman di lokasi yang baru ini menggunakan provider dari Esia.Kenapa Esia?Karena waktu itu ada program Esia Komunitas,dimana diantara anggota yang tergabung dalam Esia Komunitas tersebut bila melakukan panggilan telepon dan berkirim sms tidak terkena biaya alias gratis.Bahkan bila menerima telepon dari opertaor lainnya malah dapat duit yang bisa ditukarkan dengan pulsa,enak kan.Pernah jengkel juga dengan Esia sewaktu diberlakukan kebijakan pengisian pulsa hanya bisa dilakukan oleh pengirim yang berdomisili asal kartu esia tersebut berasal.Umpama kartu Esia seperti yang saya pakai sekarang ini asli berasal dari kota Yogya (kode area 0274),untuk pengisian pulsanya ya hanya bisa dilayani oleh pengirim/penjual pulsa yang berada di wilayah Yogyakarta saja.Seandainya saya sedang berada di Jakarta (kode area 021),pengisian pulsanya nanti menggunakan nomor yang saya gogo jadi nomor Jakarta.Dulu tidak serumit sekarang ini,mau berada dimana,pengisian pulsanya tetap menggunakan nomor asalnya tetap bisa...
Selain untuk menyesuaikan diri,sebenarnya memang saya lebih sreg menggunakan seluler berbasis CDMA.Ini ada sebabnya.Begini ceritanya......

Pada tanggal 15-20 September 2005,saya pernah mengikuti seminar tentang CDMA fo Bussiness Professional yang diselenggarakan oleh Jogja Flexibition di Malioboro Mall.Nara sumbernya adalah Bpk Ahzanul Kholish dari Telkom Flexy.Agenda dalam seminar tersebut membahasa tentang 3 hal yaitu CDMA Concepts & Terminology,Wireless Network Evolution dan 3G Applications.Ternyata pada tahun 2005 tersebut teknologi 3G sudah diperkirakan..sayangnya saya baru ingat setelah teknologi tersebut hadir didepan mata.Kelemahan manusia;lupa.

Dalam pembahasan tentang CDMA Concepts& Terminology section wireless network,digambarkan hubungan antara PSTN,MSC (Mobile Switching Circuit),BSC (Base Station Controller) serta BTS CDMA.Sedangkan untuk section multiple acces diterangkan tetnang perbedaan 3 varian teknologi seluler yaitu FDMA (Frequency Division Multiple Acces),TDMA (Time Division Multiple Acces) dan CDMA (Code Division Multiple Acces).Dalam penggunaan frekwensi diulas juga tentang kapasitas frekwensi antara dunia GSM dan CDMA.Ternyata dalam sistem CDMA hanya menyisakan 1 tempat yang lowong dari luas cakupan areanya dibanding dengan sistem GSM yang menyisakan 7 tempat yang lowong dalam area cakupannya.



Untuk mengatasi dropped call,CDMA juga lebih soft untuk perpindahannya.Walaupun sinyal hanya 1 bar ataupun berada di dalam lift masih bisa dengan jelas digunakan untuk menelepon. Berbeda dengan GSM yang hard handoff-nya terasa banget.Ini dulu lho..kalau sekarang ya sudah tidak terlalu terasa handoff-nya karena kapasitas jaringannya sudah ditambah.
Nah,untuk kapasitas user,sistem CDMA ternyata juga mampu menampung user yang lebih banyak dibanding dengan teknologi GSM.Untuk kapasitas pelanggan di spectrum 5 Mhz,sistem CDMA mampu menampung maksimal 189 user yang aktif bersamaan menelepon maupun berkirim sms.Sedangkan GSM hanya mampu menampung 100 user saja.Jangkauan (coverage) dari sistem CDMA gelombang 900 Mhz (8kbps) dengan ketinggian BTS 45 meter mampu menjangkau radius 5.9 km dengna jaringan aktif 150.Sedangkan sistem GSM hanya mampu menjangkau radius 3.6 km saja dengan jaringan aktif 143.

Itulah sekelumit cerita yang membuat kenapa saya betah menggunakan handphone yang menganut sistem CDMA.Selain tarifnya lebih murah,juga tingkat radiasinya lebih kecil.Hanya kelemahannya handponenya kalau dipake lama,handphone CDMA cepat panas.Walalupun sebenarnya lumrah karena di sistem CDMA ini yang bekerja aktif mencari sinyal adalah handphone-nya.Beda dengan sistem GSM yang bekerja aktif mencari sinyal adalah BTS-nya,handphone GSM hanya sesekali mengirim pesan sinyal ke BTS.Kelemahan lain dari teknologi CDMA adalah terkait dengan teknologi selulernya yang dipatenkan oleh Qualcomm.Jadi handset CDMA pasti menggunakan chipset buaan dari Qualcomm ini,makanya tidak banyak varian dari handset CDMA ini yang beredar di pasaran. Beda dengan teknologi GSM yang patennya menyebar keberbagai pihak.

Saya sudahi dulu ya,nanti di artikel berikutnya akan saya sambung tentang 3D CDMA evolution.Ini saya buat agar materi seminar yang saya ikuti dulu tidak hilang dimakan rayap.Saatnya cek kembali sinyal Esia di hape saya..tetap belum ada sinyal,masih setia dengan tulisan SEARCHING......... alhamdulillah,dengan sabar saya akan menunggu kehadiranmu sang sinyal.
Read More »