Tuesday, February 3, 2015

Mengunjungi Togean,Surga Tersembunyi


Pasti banyak dari para traveller dalam negeri yang belum mengetahui Kepulauan Togean itu berada di wilayah mana.Mendengar Togean saja mungkin belum banyak yang familiar,termasuk diri saya sendiri yang awalnya masih asing dengan nama Togean.Pertama mendengar nama Togean, saya memperkirakan lokasi Kepulauan Togean ini berada di luar negeri,ternyata setelah membaca sebuah artikel di majalah online,Togean ini berlokasi di Indonesia lho.Belum banyak blog maupun situs web yang mengulas tentang potensi wisata yang aduhai di Togean ini.

Siapa yang pernah “blusukan” ke Pulau Sulawesi pasti sudah mengenal keindahan panorama bawah laut Bunaken dan Wakatobi,keunikan budaya Tana Toraja serta keindahan sunset di pantai Losari, Makassar. Sayangnya saya sampai saat ini belum pernah mengunjungi tempat wisata yang ada di Pulau Sulawesi tersebut.Seandainya diberikan anugerah waktu dan biaya apalagi diajak sama mas @amrazing untuk berkunjung kesana,tentu dengan senang hati saya akan mengiyakannya,gratis lagi.Siapa sih yang gak mau travelling ke pulau eksotik ditemani selebriti nasional.Pasti ngak akan ada yang nolak khan..! Apalagi sekarang ini tiket pesawat untuk menuju ke kesana tidak ada yang murah kecuali pas waktu ada harga promo dan pesan jauh jauh hari.

Keunikan Kepulauan Togean

Kepulauan Togean ini ternyata berada di Pulau Sulawesi juga,letak pastinya berada di tengah teluk Tomini,Kabupaten Tojo Una Una,Sulawesi Tengah.Letaknya memang tersembunyi,tapi yang pasti para traveller dari mancanegara malah sudah mengetahui keindahan panorama alam serta keunikan penduduknya,Suku Bajo di kepulauan Togean ini.Suku yang terkenal dengan rumah adatnya yang berdiri diatas laut.Memang saat ini Kepulauan Togean ini masih kalah populer dengan Bunaken maupun Wakatobi.

Kepulauan Togean ini terdiri dari 6 pulau besar yang berkontur perbukitan serta 60 pulau kecil yang tersebar memanjang hingga 90 km.Di daratan pulau-pulau terbesar tersebut kita dapat menjumpai gua-gua,sungai serta air terjun.Selain itu terdapat hutan magrove yang memiliki sekitar 33 jenis mangrove.Hutan yang masih alami di huni tumbuh tumbuhan dan hewan khas kawasan Wallacea,ada anoa,rusa,tangkasi serta kuskus yang semuanya itu termasuk hewan yang dilindungi. Pemandangan pasir pantainya juga tidak kalah mempesona,hamparan pantai berpasir putih bersih serta lautan biru jernih seluas mata memandang.

 
Kepulauan Togean ini merupakan salah satu dari segitiga terumbu karang di dunia selain di Filipina dan Papua Nugini.Terumbu karang di kepulauan in terbilang masih “perawan”,terbukti dengan masih diketemukannya ikan kupu kupu yang menandakan terumbu karangnya masih alami dan sehat.Ada 3 lingkungan karang yang wajib di jelajahi apabila kita berkunjung kesana,yang pertama karang atol atau cincin yaitu bentuk pulau karang yang di tengahnya terdapat danau.menurut berbagai sumber,danau di pulau karang tersebut memiliki kedalaman yang cukup dalam.Karang kedua disebut karang barier,dari namanya saja sudah bisa ditebak kalau karang ini adalah karang penghalang.Deretan karang ini mengelilingi pulau yang terlihat seperti dinding laut yang melindungi pulau tersebut dari terjangan ombak laut.Karang terakhir yaitu karang pantai.Sesuai dengan namanya ,karang karang ini tumbuh di pantai.bagi yang suka berenang di antara karang karang tersebut,berhati hatilah karena karang karang tersebut cukup tajam dan bisa menggores kulit.

Tidak hanya pemandangan di darat saja yang mengagumkan,keindahan bawah lautnya juga mempesona.Ada banyak spot yang cocok untuk kegiatan snorkeling dan diving di Togean.beragam biota laut dapat kita jumpai di Togean seperti ikan pari manta,hiu karang abu abu,paus pilot serta beragam ikan unik lainnya.

Berkat keanekaragaman hayati serta keunikannya,Pemerintah Indonesia pun menganugerahkan Kepulauan Togean dengan status sebagai Taman Nasional pada tahun 2004.Wujud dukungan dari Pemerintah untuk menjaga lingkungan alam serta melestarikannya agar tidak dirusak oleh orang yang tidak bertanggunjawab.

Fasilitas di Kepulauan Togean.

Diantara 6 pulau besar yang ada di Togean,Pulau Kadidiri yang paling banyak dikunjungi para wisatawan.Selain pemandangan pasir pantainya yang bersih serta kondisi lingkungannya yang cukup bersih,di Pulau Kadidiri inilah terdapat penyewaan speedboat yang dapat kita gunakan untuk menjelajahi pulau pulau kecil disekiling Pulau Kadidiri.Ongkos sewanya pun masih cukup terjangkau.Bosan bermain air di pantai,tersedia juga jalur trekking ke hutan yang masih alami.Siapa tahu kita dapat bertemu dengan binatang khas Wallacea tersebut diatas.Bagi yang suka dengan olahraga naik gunung,ada Gunung Colo di Pulau Una Una.Diatas gunung tersebut,kita dapat melihat pemandangan laut lepas serta pulau pulau Togean.Indah dan mempesona pastinya.

Karena belum banyak wisatawan yang berkunjung ke Togean,di Pulau Kadidiri ini hanya tersedia 3 penginapan yang dapat disewa.Jangan tanyakan hotel berbintang yang ada disana.Harga sewanya bervariasi,tapi kalau pengin yang lebih murah carilah penginapan yang dikelola oleh penduduk lokal setempat.Atau membuat tenda di tepi pantai sambil menikmati malam,opsi yang bisa dipertimbangkan.

Ada lagi fasilitas umum yang belum ada di Togean.Listrik di Togean hanya menyala dari jam 18.00-23.00 WITA hanya 6 jam saja.Selain jam jam tersebut belum ada layanan listriknya.Akibat tidak adanya layanan listrik tersebut, saat ini belum ada layanan telepon seluler jadi layanan data tentu saja belum bisa.Bagi yang suka foto selfie kemudian di unggah di sosial media,siap siap saja mengalami kekecewaan.Kalau mempunyai telepon satelit,tentu saja masih bisa digunakan tapi siap siap isi dompet bisa terkuras habis.Selain sinyal telepon yang belum ada,di Togean juga belum ada layanan ATM dari bank nasional.Jadi kalau mau kesana,harus bawa uang tunai yang lumayan banyak serta logistik yang cukup untuk menopang hidup disana.Listrik memang vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat modern saat ini.

Dibalik kekurangan tidak adanya layanan sinyal telepon seluler serta layanan ATM akibat tidak adnya layanan listrik tersebut,Togean cocok bagi wisatawan yang ingin menghilang dari perabadan modern.Benar benar menyepi dari kehidupan modern,tanpa terganggu dengan email pekerjaan maupun telepon dari big boss yang menanyakan posisi ada dimana.Wisatawan yang ingin berlibur tanpa terganggu dengan hingar bingar turis asing maupun domestik.Acara liburan pun lebih berkesan dan dapat menikmati obyek wisata dengan tenang.

Misi wisata bersama @aMrazing

Travelling ditemani @aMrazing, seorang blogger terkenal tentu tidak lengkap bila tidak melakukan suatu kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Harus ada misi yang wajib dilakukan disana.Ada beberapa ide misi yang bisa dilakukan bila saya dan mas @aMrazing mengunjungi Togean.Misi utama tentu saja mempromosikan Togean agar lebih terkenal lagi agar bisa menyamai Bunaken maupun Wakatobi.Kegiatan ini meliputi pembuatan situs web khusus yang mengulas tuntas potensi obyek wisata Kepulauan Togean dilengkapi dengan keanekaragaman flora dan faunanya.Selain itu membuat brosur brosur tentang rute perjalanan menuju kesana baik menggunakan moda transportasi pesawat,kapal laut maupun rute transportasi daratnya.

Yang tidak kalah pentingnya adalah mengupayakan potensi air sungai maupun air terjun yang ada di Togean untuk diolah menjadi tenaga listrik.Dengan konsep mikro hydro,listrik bisa dihasilkan dari aliran sungai yang di modifikasi sedemikian rupa.Masyarakat sekitar didorong untuk menjaga dan merawat pembangkit mikro hydro tersebut.Bila menggunakan pembangkit listrik tenaga disel, ongkos perawatan serta biaya operasionalnya akan membengkak.Biaya tranportasi bahan bakar solar untuk PLTD tersebut menuju kesana lebih mahal,sehingga tidak efisien.Dengan terjaminnya pasokan aliran listrik,kita bisa mendorong berdirinya layanan telepon seluler maupun layanan ATM perbankan. Diharapkan perkembangan wisata di Togean akan meningkat dengan pesat.


Di sektor pendidikan,@aMrazing bisa membuka sekolah alam yang diperuntukan bagi anak anak suku Bajo.Di sekolah tersebut diajarkan tentang pendidikan budi pekerti serta pentingnya merawat kelestarian alam sekitar.Disamping itu tentu saja sekolah alam tersebut mengadopsi kurikulum yang berlaku secara nasional.Diharapkan dari generasi muda ini dihasilkan pemuda-pemuda Togean yang kukuh dan bertekad baja menjaga keindahan Togean.

Sebelum terjadinya peningkatan jumlah wisatawan yang membludak,mas @aMrazing bisa melakukan penyuluhan sadar wisata.Masyarakat sekitar diberikan penyuluhan tentang potensi pariwisata di Togean yang dapat meningkatkan taraf perekonomiannya.Wiastawan yang berkunjung tentu butuh makan,butuh sewa tempat tinggal semua itu bisa menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat Togean.Ada efek negatif dari banyaknya jumlah wisatawan salah satunya adalah sampah yang menumpuk.Pengelolaan sampah mandiri juga layak @aMrazing kampanyekan.

Misi lainnya seperti kampanye larangan mencari ikan dengan bom air.Keindahan terumbu karang di Togean yang mengagumkan dapat hilang dan rusak seketika bila para nelayan disana menggunakan bom air maupun racun ikan kala mencari ikan di laut.Rambu rambu larangan tersebut dapat dipasang di pelabuhan.Tentu kampanye ini akan berhasil dan sukses bila menggandeng tetua suku Bajo.Kearifan lokal akan menjadi benteng alami dari tindakan perusakan lingkungan baik oleh masyarakat sekitar maupun pendatang.

Masih banyak misi lain yang bisa dijalankan oleh @aMrazing,seperti mendorong pemda setempat untuk merintis pembuatan landasan pesawat terbang.Mungkin awalnya hanya cukup didarati pesawat kecil saja yang berpenumpang 10-12 orang.Adanya akses tranportasi udara akan semakin mempercepat perkembangan wisata di Togean ini.Kuncinya sekali lagi harus ada aliran listrik yang terjamin,agar bandara dapat beroperasi.

Penutup

Rasanya mengulas segala potensi wisata di Pulau Sulawesi ini tidak akan ada habis habisnya.Togean ini salah satunya,surga di Indonesia yang masih tersembunyi.Tak hanya menawan tapi juga eksotis. Mungkin suatu saat saya akan bisa berkunjung kesana,entah kapan setidaknya impian ini harus diperjuangkan.



Read More »

Monday, December 8, 2014

Aplikasi Mommychi menjawab Kebutuhan Informasi Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Balita


Mommychi – Kalau membicarakan aplikasi di sebuah smartphone maupun tablet yang bisa memyimpan segala informasi kesehatan bagi ibu hamil beserta anaknya rasanya gampang gampang susah.Soalnya sekarang ini sudah banyak bertebaran aplikasi dan berjubel jumlahnya yang ada di Play Store (untuk Android) maupun di App Store (untuk iOS).Hampir tiap hari selalu saja ada aplikasi baru yang diluncurkan oleh beberapa programer dan developer,tapi sayangnya masih sedikit yang membahas tentang kesehatan ibu hamil dan anak-anak secara komplit dan mendalam.

Tampilan halaman awal Mommychi di Android (Dok.pri)

Nah,beberapa waktu yang lalu,saya mendapatkan informasi tentang lomba blog yang mereview aplikasi Mommychi ini. Berawal dari sekadar coba coba,mendownload,dibuka satu persatu berbagai menu yang ada di dalamnya,akhirnya saya pun tertarik juga dengan aplikasi yang di klaim oleh PT Sanghiang Perkasa ini sebagai aplikasi pertama yang membahas kesehatan ibu hamil dan anak anak balita.Baiklah,kita ulas satu persatu,apa saja yang ada di dalam aplikasi Mommychi ini.

 
Kebetulan saya memakai smartphone dengan ukuran layar 4.5” dan sistem operasi Android JellyBean 4.2.2.Versi dari aplikasi Mommychi ini yang saya unduh adalah versi 0.9.87 yang terakhir telah di update pada tanggal 29 November 2014.Ukuran file dari aplikasi Mommychi ini adalah 26,83 MB.Untuk ukuran smartphone sekarang,besaran data file Mommychi tersebut masih tergolong kecil.Untuk mendownload-nya di Play Store pun membutuhkan waktu yang tidak terlalu lama,sekitar 5 menit saja tergantung kualitas jaringan internetnya apakah memakai wifi atau jaringan seluler.

Kontennya Bagus


Konten utama dari aplikasi Mommychi ini adalah informasi tentang kehamilan serta kesehatan anak balita yang bersifat mobile serta praktis dan fungsional.Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur edukatif dan interaktif terbaik untuk menemani perjalanan seorang ibu dari awal kehamilan hingga masa tumbuh kembang anak,terutama selama 1000 hari pertama kehidupan yang sangat penting bagi masa depannya.

Ada baiknya bila di halaman awal dari aplikasi ini memuat terlebih dahulu identitas keluarga yang mencakup nama ibu,nama bapak serta domisili tempat tinggalnya.Setelah itu baru tersedia 2 pilihan menu kehamilan dan anak.Informasi keluarga tersebut penting agar fungsi dari aplikasi ini tidak hanya memuat sejarah kehamilan sang ibu serta kesehatan sang buah hati tapi juga sebagai satu kesatuan identitas keluarga walaupun peran bapak hanya terdaftar saja namanya.
Penempatan menu kehamilan di posisi depan juga tepat.Urutannya jadi jelas,kehamilan dulu baru melanjutkan ke menu anak.

Pertanyaan penyakit selama hamil seharusnya tidak dimasukkan di halaman awal dari menu Kehamilan ini. Justru yang lebih penting malah estimasi tanggal kelahiran yang dimasukkan di awal ini dengan berpatokan pada tanggal menstruasi terakhir.Jadi menu Prediksi Hari lahir ini lebih baik bila dijadikan satu didepan.

Dari beragam menu di folder Kehamilan ini,di menu Kontrol Kehamilan saya sedikit mengalami kesulitan sewaktu mencoba memasukkan berbagai parameter yang dibutuhkan.Terutama pada berat janin.Sebagai gambaran,berdasarkan Catatan Ibu Hamil yang ada pada Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) yang masih saya simpan untuk anak saya yang kedua,parameter berat janin ini tidak dimasukkan. Memang sewaktu USG setiap kontrol di Rumah Bersalin,kadang kadang dokter juga menyampaikan berat janinnya hanya tidak dituliskan di buku KIA tersebut.Dengan tidak adanya berat janin tersebut,aplikasi ini tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.
Selain itu pilihan minggu untuk datanya, juga tidak setiap minggu tapi di pilih berdasarkan anjuran dari petugas kesehatan.Umpama umur kehamilan 0-6 bulan setiap 4 minggu sekali,6-7 bulan setiap 2 minggu sekali serta 7 bulan s/d kelahiran setiap 1 minggu sekali kontrolnya.

Penyederhanaan ini bertujuan agar pengguna tidak terlalu banyak gerakan menggeser layar ke bawah yang mengurangi kenyamanan membacanya.Untuk pengguna smartphone berukuran layar kecil seperti saya ini,gerakan menggeser-geser layar kebawah dan kekanan-kiri terlalu sering tentu tidak menyenangkan.Fasilitas zoom in dan zoom out sepertinya perlu dipertimbangkan keberadaannya.


 
Untuk menu menu lainnya,kontennya lumayan bagus.Hanya di direktori Kesehatan pada menu rumah sakit dan dokter,saya mencoba untuk mencari keberadaan rumah sakit yang ada di Yogyakarta. Ternyata di daftar menu rumah sakit tersebut hanya ada 3 rumah sakit saja.Padahal faktanya di Yogyakarta ini jumlah rumah sakit ada ratusan mulai dari kelas puskesmas,rumah sakit swasta maupun rumah sakit pemerintah. Ada baiknya bila daftar rumah sakit ini di pisah dari aplikasi Mommychi ini dan diletakkan di website dengan mentautan link-nya dimenu rumah sakit ini. Tujuannya agar lebih hemat ukuran file aplikasinya.Hal tersebut berlaku juga untuk daftar dokternya.

Untuk melengkapi daftar rumah sakit serta daftar dokternya yang ada disetiap provinsi,pihak PT Sanghiang Perkasa selaku pemilik dari aplikasi Mommychi ini bisa bekerjasama dengan Departemen Kesehatan.

Hanya ada 3 rumah sakit di Yogyakarta sementara di daftar dokternya hanya ada 50 orang dokter beserta alamat prakteknya (dok.pri)

 
Selanjutnya ke menu pilihan anak.Dari berbagai menu yang ada pilihan Anak ini,tampilan menu imunisasi dan grafik tumbuh lebih baik sejajar posisinya.Sedangkan menu kalkulator nutrisi yang belum aktif sejajar dengan jurnal kesehatan anak.Untuk yang lainnya tetap seperti kondisi saat ini.

Untuk daftar imunisasi yang terdapat pada aplikasi lebih baik mengadopsi daftar yang tertera pada buku kesehatan ibu dan anak terbitan dari Departemen Kesehatan RI dan JICA.Dalam buku tersebut menitikberatkan pada pencatatan imunisasi dasar lengkap terlebih dahulu.Baru kemudian imunisasi tambahan. Sekarang ini saja untuk imunisasi dasar sudah memakai sistem combo (IPV).Jadi imunisasi Polio digabung dengan DPT/HB.Sehingga ada baiknya bila susunan blok jadwal imunisasi mengacu pada blok yang di gunakan pada Buku KIA tersebut.

Sebagai gambaran,perbandingan antara blok jadwal imunisasi yang ada di aplikasi Mommychi dengan blok jadwal imunisasi di buku KIA.




Jadwal imunisasi di Mommychi yang saya jadikan satu (dok.pri)


Jadwal imunisasi dasar lengkap versi Buku KIA (dok.pri)

Terlihat dalam jadwal imunisasi di aplikasi Mommychi,jenis vaksin imunisasinya dicampur antara imunisasi dasar serta imunisasi tambahan.Bagi pengguna pemula tentu hal tersebut sedikit membingungkan.Selain itu juga,berbagai jenis imunisasi tambahan yang di jadwalkan pada aplikasi Mommychi ini tidak semua rumah bersalin/bidan mempunyai vaksinnya.Jadi harus mendatangi rumah sakit besar di kota.Memang ada baiknya juga,masyarakat jadi tahu ada imunisasi tambahan yang selama ini tidak ada edukasi dari pihak pemerintah serta rumah sakit.
 
Selain itu seharusnya masih ada tambahan satu menu lagi di menu imunisasi ini yaitu catatan pemberian vitamin A. Ada 2 jenis kapsul vitamin A yaitu warna biru untuk anak usia 6-11 bulan yang diberikan 1 kali selama setahun serta warna merah untuk anak 1-5 tahun yang diberikan 2 kali dalam setahun.Ada baiknya pemberian kapsul vitamin A ini ditambahan dalam menu imunisasi.

Untuk menu deteksi pertumbuhan anak,bagi ibu ibu yang terbiasa mendatangi posyandu anaknya tidak diperiksa tinggi dan lingkar kepalanya.Memang dua parameter tersebut banyak kegunaannya,entah mengapa dalam KMS (Kartu Menuju Sehat) tidak dicantumkan kedua parameter tersebut diatas.Hanya berat badan saja yang jadi patokannya.
Karena tidak mendapatkan data tinggi dan ukuran lingkar kepala anak saya yang kedua,berdasarkan data yang ada di KMS,terlihat hasil grafiknya (garis warna merah dan biru) hanya datar saja.

Sebagai acuan data berat badan anak saya yang kedua yang saya masukkan dalam menu deteksi pertumbuhan anak ini,saya mengambil data yang ada pada lembar KMS.

 
Berdasarkan data berat badan tersebut diatas,kita bisa mendapatkan kesimpulan apakah pola pengasuhan anak kita selama ini sudah berjalan dengan baik atau masih perlu peningkatan.Berikut hasil kesimpulan acak yang saya lakukan,pada 6 bulan,12 bulan serta 17 bulan.Inilah salah satu keunggulan dari aplikasi Mommychi ini.

 
Karena  tinggi badan serta lingkar kepala tidak ada datanya,hasil kesimpulannya memang sesuai.Sangat pendek dan gemuk dengan status gizi baik serta pertumbuhannya yang baik juga,hanya pada bulan 12 yang mengalami gangguan pertumbuhan.
 
Jalur tautan yang tidak mendeteksi otomatis.

Awalnya saya hanya memanfaatkan menu anak saja.Tapi setelah dipikir pikir,seharusnya saya juga mencoba menggunakan menu kehamilan.Di menu anak saya sudah memasukkan nama anak saya yang kedua.berbagai parameter sudah saya isikan dalam berbagai menu didalamnya.Menu imunisasi,deteksi pertumbuhan maupun pada galeri foro.Setelah selesai,saya pun membuat account di menu kehamilan.Data yang ada pada KMS saya masukkan di berbagai menu yang tersedia.Ada beberapa menu yang harus membutuhkan data baru lagi,padahal saat ini saya tidak sedang hamil.Di bawah sendiri dari daftar list kehamilan terdapat menu bergambar rantai yang bisa menautkan ke menu anak.
Dalam tautan menu anak tersebut,saya juga diharuskan mengisi nama anak berserta data lainnya.Hal inipun saya lakukan,bahkan nama anak saya pun sama dengan nama yang saya isikan secara mandiri tanpa tautan ke menu kehamilan.Datanya pun sama,dengan deteksi otomatis seharusnya menu tautan tersebut dapat langsung terhubung dengan menu yang ditautkan tanpa harus mengisi data parameter kembali.

Sebetulnya masih banyak lagi yang bisa digali dan dievaluasi dari aplikasi Mommychi ini.Dari segi desain sudah bagus,navigasi dan interface-nya juga sudah lumayan baik.Untuk kedepannya diharapkan ada pengembangan dan perbaikan dari aplikasi Mommychi ini.
Nah,bagi calon ibu serta ibu yang sedang hamil, yang tertarik dengan aplikasi Mommychi ini silahkan download aplikasinya di sini:

AndroidiOS-Apple

 
Kesimpulannya,aplikasi Mommychi ini sangat direkomendasikan bagi ibu ibu yang sedang mempersiapkan kehamilannya serta bagi ibu ibu yang memiliki anak balita.


Read More »

Tuesday, December 2, 2014

Borneo Rush Ekstrim Adventure

New Toyota Rush (dok.leaflet Toyota)

Siapa yang tidak mengenal produk Toyota yang satu ini,ya betul..Toyota Rush namanya.Mobil mini SUV buatan Toyota yang diperuntukkan bagi kalangan muda yang gemar berpetualang ini,benar benar dibuat untuk menguji andrenalin para penggunanya.Dengan tampilan yang terlihat gagah, bergaya petarung jalanan serta dibekali dengan tenaga mesin yang gahar,Rush siap meladeni para pecinta petualangan di alam liar.

Belum lama ini kita sudah menyaksikan kiprah petualangan saudara “mudanya” dari Toyota Rush yang sudah sukses mengarungi petualangan dari pulau Sumatera dilanjutkan menelusuri tempat eksotis di Pulau Jawa hingga pulau Komodo dan terakhir menaklukkan tantangan di Sulawesi. Keberhasilan petualangan tersebut menginspirasi saya untuk bermimpi menaklukkan Pulau Kalimantan dengan Toyota Rush.Sebagai saudara tua,kemampuan Rush untuk diajak berpetualang tentu tidak kalah dengan saudara mudanya. Kenapa Pulau Kalimantan yang saya pilih? Seperti kita ketahui bersama, infrastruktur jalan di Pulau Kalimantan selama ini belum sebaik infrastruktur jalan yang ada di Pulau Sumatera,Jawa maupun Sulawesi. Apalagi diwilayah pedalaman Kalimantan yang dekat dengan perbatasan negara Malaysia. Kondisi jalan yang sebagian besar masih alami alias belum beraspal dan banyak kubangan air bila di musim penghujan seperti sekarang ini,yang kondisinya terlihat seperti sawah daripada jalan raya.Dan lebih ekstrim lagi,jalanan tersebut melewati hutan belantara yang belum terjamah tangan manusia. Ini nih,baru namanya benar benar petualangan yang seru dan mendebarkan dan tentu saja ekstrim.

Rencananya perjalanan ekspedisi menaklukkan Kalimantan dimulai dari kota Singkawang,terus menuju ke Pontianak Kalimantan Barat dilanjutkan menuju ke Palangkaraya di Kalimantan Tengah dan Samarinda dan berakhir di kota Balikpapan di Kalimantan Timur.Dengan melibatkan setidaknya 5 unit mobil Toyota Rush. Karena rute perjalanan yang akan ditempuh lumayan lama dan tentu saja menguras energi,segala persiapan awal menjadi penting diperhatikan.Waktu tempuh yang diperkirakan memakan waktu 3 minggu,koordinasi persiapan tim juga mesti menjadi prioritas. Langkah pertama tentu saja pengecekan mobil Toyota Rush yang akan di gunakan.Walaupun Toyota Rush masih masuk kategori mobil baru,toh pengecekan dasar seperti pengereman,kopling serta transmisi menjadi target.Selanjutnya perangkat roofbox masuk menjadi daftar wajib yang harus ada.Maklum perjalanan selama 3 minggu,jelas membutuhkan tempat ekstra untuk mengakomodasi barang bawaan.Pun demikian dengan navigasi,GPS masuk dalam perangkat yang wajib ada dalam mobil untuk kenyamanan perjalanan.Maklum rute perjalanan akan lebih banyak melewati jalur ekstrim.Selanjutnya perihal alat komunikasi juga tak luput disodorkan. Komunikasi,koordinasi,informasi serta strategi perjalanan menjadi hal penting dikomunikasikan antar peserta.Preparasi,sinergi dan kalkulasi matang menjadi kata kunci keberhasilan “Borneo Rush Ekstrim Adventureini.

Ekspedisi Borneo Rush Ekstrim Adventure ini dimulai dari kota Pontianak,Kalimantan Barat. Tim peserta selama beberapa jam mengekplorasi berbagai sudut kota Pontianak termasuk mengunjungi tugu Khatulistiwa yang menjadi simbol kota Pontianak.Destinasi selanjutnya adalah mengunjungi kota Singkawang. Kota yang lebih dikenal sebagai Pecinan-nya Kalimantan Barat ini memiliki tradisi unik yaitu perayaan Cap Go Meh.Perayaan Cap Go Meh ini dirayakan pada hari kelima belas tahun baru Imlek dan yang menjadi fokus pada perayaan ini adalah Tatung/Louya. Cap Go Meh merupakan suatu ritual yang dilakukan oleh Tatung/Louya untuk membersihkan kampung, jalan dan tempat-tempat lainnya dari roh/makhluk jahat yang mengganggu ketentraman manusia. Cap Go Meh di Singkawang merupakan tradisi yang unik karena merupakan akulturasi budaya orang-orang Tionghoa dengan budaya masyarakat lokal.Prosesi terakhir dari perayaan Cap Go Meh adalah pelelangan barang-barang yang telah diberkati. Barang yang dilelang seperti miniatur barongsai, ayam, berbagai jenis kue, batang tebu, minuman kaleng dan botol, jeruk serta keramik. Harga barang yang dilelang dapat mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah. Ini terkait dengan kepercayaan bahwa yang mendapatkan barang-barang yang dilelang dan telah diberkati akan membawa keberuntungan. Makanya tidak mengherankan jika peserta lelang berusaha untuk mendapatkan barang-barang tersebut agar keberuntungan selalu menyertai.

Puas seharian menyaksikan perayaan Cap Go Meh,team selanjutnya mampir sejenak menikmati makanan khas Kalimantan Barat yaitu tempoyak.Kuliner yang terbuat dari hasil fementasi buah durian yang banyak tumbuh di daerah tersebut.Karena tanpa bahan kimia jadi tempoyak ini awet bahkan sampai 1 tahun lamanya.Sebelum meninggalkan Kalimantan Barat tidak lupa untuk membeli oleh oleh khas Kalimantan Barat yaitu amplang.Seharian melakukan petualangan mengelilingi kota Pontianak dan Singkawang dengan Toyota Rush sungguh mengasyikkan.Dengan kondisi infrastruktur jalan yang relatif baik membuat suasana dalam perjalanan terasa nyaman. Ditambah dengan semribitnya AC yang sejuk didalam kabin Toyota Rush serta alunan musik yang lembut menyertai perjalanan ini.

Perjalanan selanjutnya adalah menuju ke Palangkaraya,Kalimantan Tengah.Diperkirakan lama perjalanan ini memakan waktu sekitar 4-5 hari.Dengan melewati kondisi jalan yang beraneka ragam mulai dari kondisi jalan mulus beraspal hingga kondisi jalan ekstrim yang berkubang dengan lumpur. Perlengkapan “rantai roda” untungnya masuk dalam daftar wajib yang harus dibawa.Tidak dapat dibayangkan betapa sengsaranya mobil Toyota Rush ini dalam melewati kondisi jalan yang berkubang lumpur seperti dibawah ini.Anggota tim petualangan Borneo Rush Ekstrim Adventure untungnya sudah mempersiapkan berbagai kemungkinan terburuk selama dalam menjelajahi jalanan di Kalimantan ini.Berbagai perlengkapan “survival kit” pun siap sedia sebagai tindakan jaga jaga apabila ada halangan dan rintangan dalam perjalanan.

Kondisi jalan di pedalaman Kalimantan
(dok.tribunnews.com & blog jalan-kalimantan.blogspot.com)


Dengan sistem penggerak roda belakang,kekuatan tenaga Toyota Rush masih mampu melewati kondisi jalan yang ekstrim tersebut.Dengan didukung suspensi McPherson Slut dengan pegas koil dan stabilizer pada suspensi depan serta 4 link dengan pegas coil pada suspensi belakang membuat kesimbangan mobil Toyota Rush dalam bermanuver di kondisi jalan yang ekstrim masih terjaga dengan baik.Apalagi jarak terendah (ground clearence) yang cukup tinggi membuat Toyota Rush mampu menerjang medan jalan dalam segala kondisi.Ketangguhan mesin Toyota Rush benar benar diuji dalam melewati rute perjalanan menuju ke Palangkaraya ini.Mengingat kondisi rute yang sebagian besar masih dalam kondisi buruk,tim pun hanya melakukan perjalanan di siang hari.Untuk malam harinya anggota tim menginap di desa terdekat dari jalan raya tersebut.

Untungnya selama dalam perjalanan menyusuri rute medan menuju ke Palangkaraya disuguhi pemandangan alam yang sangat indah.Vegetasi pohon-pohon hutan khas Kalimantan tumbuh subur disepanjang tepi jalan.Diselingi dengan suara-suara burung serta suara suara hewan liar lainnya yang sedang bermain dengan sesamanya. Di beberapa tempat di suguhi pula bekas penebangan hutan yang dilakukan oleh beberapa warga untuk membuka lahan pertanian.

Sesampai di kota Palangkaraya,kru dan tim dapat bernafas lega.Satu tahapan perjalanan yang cukup memacu andrenalin para penumpang Rush sudah terlewati dengan susah payah.Menyusuri hutan belantara,menyeberangi sungai,naik turun jalanan yang masih alami serta mengalami berbagai peristiwa diluar nalar manusia.Ya,memang kawasan hutan di Kalimantan sudah terkenal dengan “wingitnya”.Jadi ya harus menjaga segala ucapan dan tindakan kita.Sambil berisirahat di kota Palangkaraya agar tim mekanik Toyota bisa melakukan pengecekan kembali secara menyeluruh terhadap mobil tungangannya,Toyota Rush.Semua bagian di check untuk memastikan tidak ada kerusakan selama menjalani rute berat dari Pontianak hingga Palangkaraya.Sambil menunggu berbagai persiapan untuk melanjutkan perjalanan menuju ke kota Balikpapan,seluruh anggota tim pun beristirahat.Memulihkan tenaga dan memulihkan stamina untuk menaklukkan rute selanjutnya.tentunya tidak lupa sambil menikmati kuliner khas Palangkaraya.Setelah berbagai persiapan fisik dan kondisi mobil sudah dinyatakan layak,tim petualang Borneo Rush Ekstrim Adventure pun melanjutkan perjalanan menuju ke kota minyak,Balikpapan.

Kondisi medan jalan selama di kota Palangkaraya yang masih mulus membuat perjalanan masih terasa nyaman.Di berbagai sudut kota Palangkaraya yang beberapa waktu lalu “heboh” karena diusulkan sebagai calon ibukota negara Indonesia,terlihat rapi dan tertata dengan baik.Manajemen pengelolaan tata ruang perkotaan benar benar di perhatikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.Setelah keluar dari kota Palangkaraya kondisi medan perjalanan sudah mulai berubah.Naik turun serta jalan bergelombang sudah menghadang anggota tim.Untungnya ketangguhan mesin Toyota Rush yang sudah teruji dalam etape pertama,masih mampu menaklukkan etape kedua yang tantangannya hampir sama.

Memasuki kota Samarinda,kondisi jalanan sudah semakin membaik.Aspal mulus membalut jalanan membuat perjalanan kembali terasa nyaman.Lamanya perjalanan serta rute yang beraneka ragam membuat kondisi tubuh cepat merasa lelah.Perut sudah berteriak kencang dengan menyanyikan lagu rock and roll minta di isi dengan asupan gizi yang sepadan.Tim pun mampir disebuah rumah makan yang menyajikan kuliner khas Samarinda yang terkenal dengan masakan lautnya.Kepiting saus lada hitam serta udang galah bakar siap di santap.
Keliling Kalimantan rasanya tidak lengkap bila tidak berkunjung ke rumah adat suku Dayak.Lokasi rumah adat ini berada di luar kota Samarinda.Rumah adat yang dibangun oleh Pemerintah Daerah setempat ini bertujuan agar penduduk suku Dayak tidak hidup nomaden lagi.Saat ini populasi penduduk suku Dayak di permukiman rumah adat tersebut sudah berkembang pesat.Sudah banyak pemuda suku Dayak yang bekerja di luar permukiman tersebut.

Tidak lupa tim pun mneyempatkan diri mengunjungi kota Tenggarong di Kutai Kartanegara.Dengan menyeberangi sungai Mahakam yang lebar sehingga mobil tunggangan Toyota Rush pun harus menaiki perahu untuk sampai di kota Tenggarong ini.Air sungai yang tenang membuat perasaan hati ini tenang dan damai menyeberangi sungai Mahakam.Berbeda dengan menyeberangi selat Bali atau selat Sunda dengan kapal ferry yang diombang ambingkan ombak laut hingga para penumpang harus berayun ayun mengikuti irama ombaknya.Di Tenggarong ini tim menyempatkan diri mengunnjungi museum Mulawarman serta istana Sultan Kutai Kartanegara.Tak lupa juga menikmati kuliner khas Kutai yaitu sate daging rusa.Mantap...
Sejenak berkeliling kota Samarinda untuk menikmati keindahannya serta sambil merelaksasi pikiran dan tenaga untuk melanjutkan etape berikutnya.Tidak lupa juga kondisi Toyota Rush mengalami pengecekan kembali. Kaki kaki diperiksa,oli mesin di cek,oli rem dan kampas rem diperiksa kembali.Setelah semuanya siap,tim pun bersiap meninggalkan kota Samarinda menuju kota Balikpapan


Jarak Samarinda dengan Balikpapan sekitar 120 km yang dapat ditempuh dalam waktu 2.5 jam bila kondisi jalanan tidak mengalami kemacetan.Keluar dari kota Samarinda,tim melewati jembatan Sungai Mahakam yang panjang. Rombongan berjalan beriringan pelan karena kondisi lalu lintas yang padat merayap.Agak khawatir juga melihat kemampuan jembatan ini menahan muatan yang ada diatasnya meski jembatan terlihat kokoh.Ini karena banyak truk-truk bermuatan berat serta berjalan merayap diatas jembatan ini.
Setelah lewat jembatan Sungai Mahakam, keadaan jalan mulai berkelak-kelok yang kebanyakan tidak dalam kondisi mulus, jalan banyak berlubang serta tanjakan turunan yang semakin membuat mobil Toyota Rush ini diuji kemampuannya lagi.Kesulitan medan jalan menuju ke Balikpapan ini belum apa apanya dibanding dengan kondisi rute etape pertama diatas.Tanpa kesulitan berarti mobil Toyota Rush pun melahapnya.Hebatnya Toyota Rush ini memang dapat diandalkan di segala medan jalan tanpa mengurangi kenikmatan penumpang didalam kabinnya.

Rute menuju ke kota Balikpapan ternyata melewati sebuah hutan bukit yang legendaris.Bukit Soeharto namanya.Terlihat dari luar hutan bukit Soeharto masih lebat dengan pepohonan,terlihat rimbun.Untungnya rombongan tim melewati kawasan hutan ini pada waktu siang hari,coba pada malam hari pasti aura mistis akan terasa. Hanya sayangnya pohon pohon di butan bukit Soeharto ini kok masih kecil kecil batangnya padahal sepertinya sudah lama menanamnya. Kondisi di dalam hutan bukit Soeharto lebih memprihatinkan lagi.Terlihat pohon pohon sudah ditebangi oleh para penebang liar.Jadi hutan bukit Soeharto ini terlihat rimbun dan hijau dari luar tetapi digerogoti dari dalam.Sungguh miris melihatnya.

Perjalanan panjang dengan medan yang tidak mulus dari Samarinda-Balikpapan, membuat tidak merasa lelah serta bosan, bahkan boleh dikata merasa sangat terpuaskan, sebab rombongan dapat menemui berbagai pengalaman pada situasi perjalanan yang beraneka nuansa, utamanya pengalaman perjalanan dengan mobil Toyota Rush terkini. Rupanya tetap bandel saja biarpun diajak blusukan kehutan,ke pantai dan kemana saja dengan jalan yang ajrut-ajrutan,Rush tetap okay. Akhirnya sampailah di garis finish dari ekspedisi Borneo Rush Ekstrim Adventure ini di E-Walk Super Blok Balikpapan. Sejenak rombongan melakukan press conference dengan awak media tentang kegiatan petualangan menelusuri pedalaman Kalimantan dengan mobil Toyota Rush.
Terpancar kegembiraan dari para peserta ekspedisi ini yang telah berhasil menaklukkan rute ter- ekstrim di pedalaman Kalimantan yang jarang di ekspose oleh media.Selain itu membuktikan ketangguhan mesin dan performanya yang handal dari mobil Toyota Rush ini yang bisa melahap kondisi jalan ekstrim di pedalaman Kalimantan.Serta dapat mengeksploitasi keindahan alam dan tempat wisata di Kalimantan yang tidak kalah indahnya dengan tempat lainnya di Indonesia.

Sayangnya ekpsedisi ini masih dalam impian, masih berupa imajinasi,belum menjadi kenyataan. Semoga saja tidak lama lagi menjadi kenyataan.Kita tantang Toyota Rush menaklukkan jalanan di pedalaman Kalimantan.Siapa yang mau ikut?


Read More »